Singgung Persoalan Dana PEN, Beberapa Proyek Alami Keterlambatan Bahkan Sampai Habis Masa Kontrak
Info Gorontalo (IG) - Beberapa proyek infrastruktur yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya.
Proyek-proyek infrastruktur seperti pengerjaan pusat kuliner di jalan kalimantan-madura (Kalimadu) yang seharusnya terhitung tanggal 2 April 2022 sudah habis kontrak, sampai saat ini belum juga selesai pembangunannya.
Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo sampai saat ini belum juga mendapat laporan terkait penyelesaian proyek tersebut.
“Persoalan dana PEN ini penting untuk dibicarakan, karena proyek-proyek yang didanai oleh PEN ini seperti kalimadu sudah habis kontrak. Kontraknya berakhir 2 April, dan sampai sekarang belum ada laporan ke DPRD, itu yang kita inginkan penjelasan dari pemerintah daerah” Ungkap Wakil Ketua Komisi C, Ariston Tilameo.
Ariston yang ditemui usai RDP gabungan komisi DPRD, Senin (11/04/2022) juga menuturkan, selain kalimadu ada juga beberapa proyek yang menggunakan dana PEN di Kota Gorontalo yang juga alami keterlambatan, diantaranya proyek yang ada di jalan panjaitan yang progresnya sangat lambat.
“Proyek yang ada di jalan panjaitan, itu progresnya sangat lambat, kita sudah lama turun lapangan tapi ternyata sampai dengan saat ini belum juga selesai, proyek panjaitan itu progresnya lambat”
Berkaitan dengan itu, pihak DPRD sebagai pengawal segala kegiatan yang menggunakan dana PEN mempertanyakan sejauh mana pemerintah daerah yang dalam hal ini penanggungjawab proyek tersebut menyikapi perihal keterlambatan yang dialami, serta apa sebenarnya penyebab dari keterlambatan tersebut.
Terkait dengan keterlambatan beberapa proyek tersebut, DPRD juga nantinya akan memonitor pekerjaan yang ada di pusat pertokoan yang menggunakan anggaran sejumlah 34 Miliar.
Laporan : Gita
Simak video selengkapnya di Channel Youtube Info Gorontalo, Jangan lupa Like, Share Dan Subscribe


Komentar (0)
Komentar Facebook